BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Ekonomi Pembangunanan Kota Surakarta, Gatot Sutanto mewakili Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS mengatakan bahwa produk turunan sawit jadi kebutuhan pelaku UKM di Solo.
"Produk turunan sawit seperti minyak goreng telah menjadi kebutuhan pelaku UKM di Solo," kata Gatot dalam rilis yang dikirimkan BPDPKS pada Sabtu, 1 April 2023.
Karena itulah, lanjutnya, harga minyak goreng sangat mempengaruhi laju inflasi daerah. "Harapan kami ada produsen minyak goreng yang dapat bekerjasama dengan BUMD untuk mempermudah akses distribusi minyak goreng ke masyarakat dan UKM," tambahnya.
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS bersama Majalah Indonesia mengadakan kegiatan bertemakan Promosi Sawit Sehat dan Lomba Kreasi Makanan Bagi UKMK Serta Masyarakat di Solo, 20-21 Maret 2023 lalu. Kegiatan ini diikuti 145 Pelaku UKMK dan mahasiswa antara lain STP Sahid dan International Hotel Management School atau IHS Surakarta.
Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah mengatakan bahwa kegiatan promosi ini terbagi dua sesi yaitu sesi pertama bertemakan Peranan BPDPKS Dalam Pemberdayaan UKMK Berbasis Sawit Bagi Ekonomi Masyarakat dengan pembicara antara dirinya sebagai perwakilan BPDPKS kemudian ada Dr Gulat Manurung yang merupakan Ketua Umum DPP APKASINDO, Wahyu Kristina Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta, dan terakhir ada Ketua Umum HIPMI Surakarta, Respati Ardi.
Di sesi kedua bertemakan Pemanfaatan Sawit Sebagai Produk Olahan Makanan UKMK yang menghadirkan pembicara Prof Sri Raharjo yang merupakan Guru Besar UGM dan Head Centre of Excellence Apical, Fajar Marhaendra.
"Kampanye dan promosi minyak sawit sehat terus diperkuat untuk mencegah isu negatif di tengah-tengah masyarakat," kata Helmi. (TESTI PRISCILLA/R)









