PEKAN Imunisasi Na­sio­nal (PIN) Polio di Kabupaten Sukamara yang telah dimulai sejak 8 Maret 2016 dan di­jadwalkan berakhir pada 15 Maret 2016 ditargetkan ha­­rus mencapai 95% dari jum­­lah sa­saran. Sedangkan jum­­lah sasaran PIN polio se­ba­­nyak 7.137 balita.


Bupati Sukamara Ahmad Dir­man mengatakan, untuk me­­nyukseskan pelaksanaan PIN Polio tidak bisa hanya me­ngandalkan upaya pemerintah, tetapi juga harus melibat­kan peran serta orang tua.


Bila orang tua sadar akan pen­tingnya imunisasi polio ten­tu target yang telah dite­rap­kan bisa terpenuhi.


“Harapan kita target sasar­an sebanyak 7.137 ini terca­pai, dan tidak menutup ke­mung­kinan barangkali masih ada yang ketinggalan di luar da­ri data yang ada kita kejar. Ji­ka memang kita mampu ke­jar kenapa harus 95%, kita ha­rus 100%,” kata Bupati, Ju­mat (11/3/2016).


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Suka­ma­ra Ju­naidin Tarigan, me­nga­ta­kan bahwa untuk men­ca­pai tar­get yang ditetapkan, pi­hak­nya menyiapkan 78 pos PIN ter­sebar di selu­ruh kawasan Ka­bupaten Su­kamara dengan jumlah kader 180 orang.


Ia berharap, dengan per­siap­­an yang matang sejak ma­­sa sosialisasi, dapat me­ning­­katkan partisipasi masya­ra­kat dalam memberikan imu­nisasi polio kepada balita usia 0-59 bulan. “Jika belum memenuhi target sasaran, ke­mung­kinan kita akan adakan jem­put bola” ujarnya.


Program jemput bola me­ru­pakan upaya terakhir yang akan dilakukan jajaran Dinas Ke­sehatan untuk dapat me­me­nuhi target sasaran yang su­dah ditentukan. Namun, ia berharap ma­syarakat sadar akan pen­ting­nya imunisasi polio. Se­hing­ga tanpa harus jemput bo­la pun target sasaran sudah dapat terpenuhi. “Jika target terpenuhi kita tidak per­lu melakukan jemput bola” ucap Tarigan. 


Program nasional


Sebelumnya, Kepala Bidang PMK Dinkes Sukamara Ahm­ad Darsoni, menyebutkan bahwa PIN polio tahun ini merupakan yang pertama se­jak 2013. “Ini merupakan program nasional dan kita su­dah tiga tahun tidak melaksa­na­kannya, dan untuk tahun ini dilaksanakan pada Maret dan Agustus 2016,” katanya.

Pelaksa­naan PIN polio ber­tu­juan untuk menjadikan anak Sukamara terbebas dari ancaman penyakit polio. (B-3)