PEMERINTAH Kabupaten Seruyan, akan mengaktifkan bank sampah bernilai ekonomis, sebagai salah satu langkah mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah di wilayah tersebut.


“Saat ini sudah ada tiga bank sampah yang dibentuk, yakni di Kelurahan Kuala Pembuang I Kecamatan Seruyan Hilir dan SMPN I Kuala Pembuang serta di SMPN 4 Kuala Pembuang,” kata pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas di Kuala Pembuang, Sabtu.


Abbas yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Seruyan mengatakan, khusus untuk bank sampah di Kelurahan Kuala Pembuang I akan dikelola bersama dengan masyarakat melalui Badan Usaha Ekonomi Kelurahan.


“Sedangkan bank sampah yang ada di sekolah akan dikelola melalui program Adiwiyata,” katanya.


Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan ini juga menjelaskan, tujuan diaktifkannya bank sampah adalah membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan cara memilah dan mempasok sampah ke bank sampah.


Menurutnya, membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkung-an ini yang sulit, karena menyangkut kesadaran, kebiasaan, budaya serta pemahaman.


“Kita berharap dengan diaktifkannya bank sampah ini dapat membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya,” katanya.


Ia menambahkan, lewat bank sampah, pemerintah juga ingin memasyarakatkan gerakan 3R, yakni reduce, reuse, recycle  sehingga nanti sampah yang dikelola tidak hanya berdampak secara ekonomi tapi juga untuk pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.

(ANT/B-11)