BORNEONEWS, Palangka Raya - Usaha Kecil Menengah Koperasi atau UKMK Sawit mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS turut berpartipasi dalam pameran dengan mengisi booth selama rangkaian kegiatan ASEAN Chairmanship pada 28-31 Maret 2023 lalu.
ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors’ Meeting atau AFMGM diselenggarakan pada tanggal 28-31 Maret 2023 di Bali.
"Dalam rentang waktu pertemuan tersebut, terdapat side events dengan topik yang sejalan dengan agenda prioritas Keketuaan Indonesia di ASEAN, salah satunya adalah High-Level Dialogue on Promoting Digital Financial Inclusion and Literacy for MSMEs," kata Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah dalam rilisnya pada Senin, 3 April 2023.
High-Level Dialogue atau HLD tersebut menurut Helmi terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu seminar dan workshop, yang diselenggarakan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2023.
"Seminar mendiskusikan pandangan, pengalaman, dan kebijakan untuk mendukung inklusi dan literasi keuangan digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM, khususnya terkait inovasi produk dan jasa keuangan digital dan perlindungan konsumen," jelasnya.
Adapun kegiatan workshop difokuskan pada meraih peluang bisnis di ASEAN dan penetrasi pasar ASEAN.
Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati dalam High-Level Dialogue on Promoting Digital Financial Inclusion and Literacy for MSMEs menyampaikaan Usaha Mikro,Kecil dan Menengah atau UMKM memiliki peranan penting dalam menumbuhkan perekonomian ASEAN.
"UMKM di Kawasan ASEAN menyerap 35-97 persen tenaga kerja dan berkontribusi sebesar 35-69 persen GDP masing-masing negara," kata Menkeu. (TESTI PRISCILLA/R)









