KOMISI D DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) ingin agar pelabuhan penumpang di Kalteng bisa sebagus pelabuhan-pelabuhan di Pulau Jawa. 


“Saya juga ingin ke depan pelabuhan penumpang maupun barang, bisa seperti atau mencontoh pelabuhan Tanjung Perak dan Tanjung Mas. Fasilitas cukup bagus, penataan ruang tunggu, jalur masuk penumpang dan barang tertib. Hal itu kita harapkan bisa menjadi contoh, pelabuhan di wilayah kita,” ucap Anggota Komisi D DPRD Kalteng, Andina Thresia Narang, Minggu (13/3/2016).


Andina menilai, dua pelabuhan di Jawa itu kini sudah semakin bagus. Fasilitas pelayanannya sudah seperti di bandara. “Sistem di Pelabuhan Tanjung Perak, sangat mirip dengan penerbangan di bandara. Pengantar hanya boleh sampai batas tertentu, sehingga hanya penumpang yang berangkat diperbolehkan masuk. Jadi kami rasa tempatnya benar-benar nyaman dan aman,” ucap politikus PDI Perjuangan.


Ia menuturkan, pelabuhan-pelabuhan penumpang di Kalteng layak ditingkatkan kualitasnya karena hubungan laut antara Kalimantan dan Jawa terus meningkat. Aspek kenyamanan dan keamanan masyarakat yang menggunakan jalur laut, termasuk saat mudik Lebaran, lanjutnya, harus diperhatikan oleh pemerintah dan Pelindo.


“Pekerja asal Jawa cukup banyak. Karenanya jalur pelabuhan laut perlu ditingkatkan, baik sarana-prasarana maupun sistem pelayanan,” tegasnya.


Sebelumnya, Sekretaris Komisi D DPRD Kalteng, Jimin mengakui Kalteng belum bisa mewujudkan pelabuhan yang ideal dan besar.

Hal ini karena belum ada lahan untuk lokasi pelabuhan yang memadai. 


Saat ini Kalteng mengandalkan dua pelabuhan kapal penumpang, di Sampit dan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. (ANT/B-10)