BORNEONEWS, Sampit - Jumlah penerbangan di Bandara H Asan Sampit menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah justru berkurang.
"Sekarang penerbangan dari dan ke Surabaya hanya 1 armada itu pun hanya 3 kali seminggu. Saya perintahkan Dishub berkomunikasi dengan maskapai Superjet tapi kendala," kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor persiapan menghadapi Idul Fitri, Senin, 3 April 2023.
Kepala Bandara H Asan Sampit Darinto mengatakan, pengurangan penerbangan ini disebabkan banyak air line tidak beroperasi. Pihaknya telah mengajukan surat kepada maskapai terkait penambahan penerbangan namun ada kendala.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak air lane. Mereka mengatakan tidak bisa menambah slot time karena keterbatasan pesawat," kata Darinto.
Hal serupa dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur Suparmadi. "Penjajakan untuk penerbangan semakin mengalami penurunan karena tingginya tiket pesawat. Kami telah melakukan koordinasi dengan Transnusa dan Superjet. Namub Transnusa belum bisa menempatkan pesawat karena keterbatasan armada," ujarnya.
--page
Kini Bandara H Asan Sampit hanya melayani 2 rute penerbangan. Penerbangan dari dan ke Surabaya dengan maskapai Wings Air pesawat berjenis ATR 72 terbang hari Rabu, Jumat dan Sabtu. Sedangkan dari dan ke Jakarta dengan maskapai Nam Air pesawat berjenis Boeing terbang hari Selasa, Kamis, dan Minggu. (DEWI PATMALASARI/Y)









