PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Tahukah kamu bahwa kondisi infertilitas atau adanya gangguan dalam kesuburan pada salah satu pasangan yang tidak hanya dialami pada wanita saja, pria pun juga mengalaminya. 

dr. Martiana Larasati. Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan menjelaskan pengertian serta penyebab dari Infertilitas. 

"Dikatakan infertilitas itu apabila pasangan suami istri sesudah menikah, menikah selama 1 tahun, tinggal serumah dan melakukan hubungan suami istri secara rutin, tidak memakai alat kontrasepsi, tetapi belum ada tanda kehamilan selama 1 tahun pernikahan, itu baru kita diagnosis sebagai Infertilitas," jelasnya. 

Kondisi infertilitas terjadi pada pria yang disebabkan oleh beberapa hal seperti gaya hidup tidak sehat, pola makan tidak baik, stres, kurang istirahat, merokok, adanya penyakit lain maupun dari pekerjaannya.  

"Pada Infertilitas itu ada pria dan wanita. Kita melakukan pemeriksaan pada dua-duanya, gak bisa salah satu, kita harus datangkan keduanya. Laki-laki atau suami itu kita lakukan analisa sperma dulu, terus kita tanya misalnya apakah suaminya merokok apa tidak," ujarnya.

"Kemudian pekerjaannya apa, kalau pekerjaannya sering terpapar panas, zat-zat radiasi, itu juga bisa mempengaruhi faktor kesuburan juga," tambahnya. 

Sedangkan pada wanita bisa mengalami infertilitas oleh beberapa faktor yaitu siklus menstruasi atau haid, adanya nyeri haid dan lainnya. 

--page

"Pernah operasi daerah kandungan apa gak seperti itu, kemungkinan kan ada patensi tuba, kemudian siklus haidnya seperti apa, dia mulai awal haid kapan kayak gitu," sampainya. 

Lalu, ia menyampaikan untuk mencegah terjadinya infertilitas pada pria dan wanita terutama kepada pasangan yang ingin mempunyai keturunan maka terapkan pola hidup sehat, manajemen stres dengan baik, tidur dengan teratur dan kurangi merokok. (NURITA/R)