PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Acara bimbingan teknis atau Bimtek bina industri dan koperasi atau Bikopra yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara pada bulan lalu dianggap telah sukses dalam gelarannya.

Sebagai penyelenggara, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat atau Aspekpir dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS tentu mensyukurinya sebab, kedua lembaga tersebut telah mampu membuat sekitar 100 petani sawit antusias mengikuti semua edukasi yang disamarkan.

Direktur Perencana dan Pengelolaan pada BPDPKS, Kabul Wijayanto dalam rilisnya pada Selasa, 4 April 2023 mengatakan Bikopra 2023 yang dilaksanakan oleh Aspekpir Sumut merupakan kesinambungan kegiatan serupa yang sudah dilaksanakan oleh DPP Aspekpir.

"BPDPKS selalu berkomitmen dan sangat mendukung atas keberlanjutan Bikopra 2023. Kami bahkan berharap Bikopra ini bisa dilaksanakan lagi dalam rangka peningkatan kemampuan petani sawit," tuturnya.

Dengan tujuan untuk mendapatkan nilai tambah dari kelapa sawit dan produk turunannya melalui koperasi-UMK, BPDPKS menurutnya berharap akan terjalin kemitraan, bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani sawit sendiri.

"Terutama dalam bentuk pemberdayaan agar UMKM sawit dari sisi kuantitas maupun kualitas pengelolaan manajemen maupun pengelolaan pendanaan semakin baik. Juga meningkat, naik kelas, memiliki SDM yang terampil dan mumpuni," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/R)