BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamandau terus mengalami peningkatan. Bahkan pada 2022 peningkatan ekonomi di Kabupaten Lamandau mencapai 6,45 persen. Angka tersebut di atas pertumbuhan ekonomi Kalteng sebesar 6,13 persen dan nasional di angka 5,67 persen.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menjelaskan, pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu ukuran keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu wilayah. Seiring menurunnya kasus Covid-19, berbagai sektor usaha kembali menggeliat.
Namun, lanjut dia, di tengah upaya pemerintah melakukan percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19, perekonomian di daerah kembali menghadapi tekanan ancaman tingginya angka inflasi sebagai dampak krisis global.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah daerah terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi dengan melaksanakan berbagai program kegiatan, termasuk pengendalian inflasi.
“Berkat upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui berbagai kebijakan pengendalian ekonomi Kabupaten Lamandau 2022 meningkat signifikan menjadi 6,45 persen, dibandingkan 2021 yang hanya 4,01 persen,” kata Bupati Hendra, Selasa, 4 April 2023.
Selain itu, laju pertumbuhan pada 17 sektor usaha mengalami pertumbuhan positif, di mana dari 17 sektor usaha tersebut laju pertumbuhan tertinggi dari sektor industri pengolahan sebesar 13,13 persen.
--page
“Kemudian diikuti sektor informasi dan komunikasi sebesar 10,01 persen, sedangkan distribusi presentasi sektor unggulan terhadap PDRB kabupaten Lamandau pada tahun 2022 adalah tertinggi dari sektor pertanian kehutanan dan perikanan sebesar 32,09 persen, diikuti sektor industri pengolahan sebesar 15,01 persen,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/R)









