BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau Pande Putu Gina menilai agar terhindar dari bahan makanan yang dapat berdampak pada Kesehatan hendaknya bejalar untuk lebih jeli dalam memilih sebelum dikonsumsi.
“Kejelian dalam memilih bahan maupun makanan siap saji tentunya diperlukan. Tanpa itu, bisa saja dapat berdampak tidak baik pada Kesehatan. Dalam hal ini Dinkes bersama BPOM akan melakukan pengecekan ke toko dan pasar secara regular,” katanya.
Ia menerangkan setiap bahan makanan mempunyai ketahanannya masing-masing, sehingga sebagai pembeli yang cerdas maka perlu mengetahui masih segarkah bahan makanan yang akan dikonsumsi, terlebih kesegaran bahan makan berpengaruh pada kenikmatan dan Kesehatan.
Untuk mengenali setiap bahan makanan yang memiliki ciri khas kesegarannya masing-masing, guna memudahkan apakah bahan makanan yang akan diolah masih segar atau tidak. Mulai dari Ikan, ikan yang masih segar dengan yang tidak.
Salah satu tanda yang mudah terlihat adalah dari fisik luar ikan, seperti ikan segar memiliki bagian mata yang cerah dan juga bening. Lalu, perut yang masih terasa kencang dan juga insang masih berwarna merah cerah, tidak berbau amis yang menyengat melainkan berbau segar.
--page
Ciri khas lainnya, ada pada sisik ikan yang masih mengkilat dan kuat menempel serta tidak mudah lepas saat dipegang. Sayuran yang segar mudah untuk dilihat adalah kondisi sayuran yang tidak layu, berwarna cerah, dan tidak lembek ketika dipegang.
Selain itu, jika melihat adanya lubang seperti gigitan pada sayuran. Itu menandakan, penggunaan pestisida yang tidak terlalu banyak sehingga sayuran masih dihinggapi ulat. Buah-buahan yang segar warna buah yang masih cerah dan tidak terlalu tua.
Lalu tekstur buah yang masih terasa keras dan tidak terlalu lembek. Jika di satu sisi terlihat busuk kecolatan maka buah sudah dipastikan tidak segar. Produk olahan susu tidak terasa asam, kemudian tidak tampak berbusa di bagian permukaannya.
Khusus untuk produk susu lain halnya dengan produk olahannya seperti yoghurt yang memang terasa sedikit asam. Untuk produk olahan susu seperti yoghurt, susu, keju dan lainnya bisa memperhatikan tanggal kadaluwarsanya agar aman saat dikonsumsi.
Daging berwarna merah segar, kemudian berbau segar khas daging bukan anyir atau busuk. Selain itu, daging segar memiliki tekstur yang kenyal dan tidak mengandung air yang banyak. Roti terlihat dari fisik roti, jika terdapat jamur di roti menandakan roti tidak layak untuk dikonsumsi.
--page
Ditambahkan Pande, ia Kembali mengimbau kepada masyarakat untuk dapat lebih teliti terhadap belanjaan jenis makanan agar dapat terhindar hal yang bisa mengganggu Kesehatan diri dengan mengenali ciri makanan yang sudah tidak layak konsumsi
“Perubahan warna dan tekstur, misalnya menjadi kebiruan, pucat, keriput dan mengental atau lebih cair dari biasanya. Aromanya berubah menyengat dan nggak sedap, misalnya bau kecut dan tengik. Pada jenis makanan padat, biasanya ditumbuhi jamur berwarna putih atau abu-abu pada permukaan makanan,” bebernya.
Kemudian Berair dan berlendir dengan tekstur lembek ketika diangkat dengan sendok atau mulur jika ditarik. Pada makanan basah dan padat permukaannya cenderung licin dan sedikit lengket. Makanan yang mengandung bahan sintetis berbahaya, biasanya lebih tahan lama, warnanya mencolok dan bau kimia menyengat. (ahm)









