BORNEONEWS, Palangka Raya - Penanggulangan Covid-19 merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, dimana terdapat dua elemen penanggulangan Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag Adib.
Elemen penanggulangan pertama adalah tanggung jawab yang bersifat kebangsaan dan kenegaraan yang merupakan tanggung jawab yang harus dipikul bersama, baik oleh pemerintah maupun seluruh warga negara Indonesia.
Elemen penanggulangan kedua, adalah tanggung jawab keagamaan. Dimana agama memerintahkan kepada masing-masing umatnya untuk senantiasa menjaga kesehatan, dan menghindari segala sesuatu yang bersifat mafsadah (kerusakan).
“Dalam Islam, menjaga diri maupun orang lain itu adalah kewajiban. Maka dalam konteks Ramadan ini, kita dianjurkan untuk tetap aman dan sehat saat beribadah. Tetap ikuti vaksinasi meskipun sedang puasa, dan sebaiknya beribadah di rumah jika sedang dalam keadaan sakit, sehingga tidak membahayakan yang lain,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Selasa 4 April 2023 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah tiga kasus, masing-masing dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, dan Seruyan.
--page
Pasien sembuh bertambah tiga orang, masing-masing dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.
Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.488 kasus, pasien sembuh 58.707 orang, dan pasien meninggal dunia 1.742 orang.
Kasus aktif yang dirawat di rumah sakit ada 1 orang dan yang isolasi mandiri ada 2 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,06 persen, dalam perawatan 0,06 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/H)









