BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Rosmawati meminta para pedagang pasar Ramadan maupun pedagang musiman di sekitar lingkungan warga, untuk memerhatikan higienitas atau kebersihan produk makanan takjil yang dijualnya kepada warga.
Apa yang disajikan dan dijual dalam takjil, hendaknya mengutamakan kehigienisan dan tetap bergizi, serta tidak menggunakan bahan adiktif berbahaya baik zat pewarna maupun zat pengawet makanan yang tidak diperkenankan dalam dunia kesehatan.
“Karena itu para pedagang dapat menyajikan menu makanan dan minuman yang higienis, bergizi dan berkualitas. Termasuk memperhatikan kebersihan tempat berjualan, sehingga takjil aman dikonsumsi warga,” kata Rosmawati di Nanga Bulik, Rabu, 5 April 2023.
Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), Penyang Lanen berharap pasar ramadan mampu membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, sekaligus memulihkan perekonomian masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Lamandau agar bersama-sama mendukung para pedagang tersebut dengan mengutamakan berbelanja kepada para pelaku UMKM lokal.
“Kami berharap agar masyarakat meramaikan pasar ramadan supaya UMKM kita bisa berjalan dan berkembang,” ajaknya.
--page
Apalagi saat ini pemerintah pusat juga tengah menggencarkan penggunaan produk UMKM atau pedagang dalam negeri.
“Dengan berbelanja di UMKM maka akan menghidupkan ekonomi dan perputaran uang di daerah,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)









