PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero Cabang Sampit bantu usaha kecil menengah, seperti pedagang sembako, home industry dan kerajinan, serta sarana ibadah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Bantuan seperti ini rutin kami salurkan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggungjawab sosial Pelindo kepada masyarakat Kotim, baik membantu sekolah, mesjid maupun bedah rumah,” kata Direktur SDM dan Umum PT Pelindo Surabaya Totok Rianto saat menyerahkan bantuan kepada para penerima, di Kantor Pelindo III Sampit, Senin (14//3/2016).
Bantuan PT Pelindo III Cabang Sampit pada tahun ini mencapai Rp921 juta lebih. Pertama untuk 22 mitra binaan, yakni pedagang sembako dan home industry. Dana hibah kepada 17 objek penerima yaitu 10 sarana ibadah dan tujuh objek sarana pemerintah yaitu pendidikan dan pelatihan untuk sekolah negeri maupun swasta. Selain itu Pelindo III juga membantu bedah rumah di Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Totok Rianto mengatakan, sebagai perusahaan pemerintah, Pelindo III selalu berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Baik melalui dana kemitraan maupun bantuan sosial lainnya yang setiap tahun rutin disalurkan kepada masyarakat.
Dia berharap bantuan itu dapat dikelola dengan baik oleh para penerima guna meningkatkan taraf hidup serta ekonomi. Meski dana hibah tetap dipertanggungjawabkan karena rentan bersentuhan dengan hukum.
“Contoh kita bantu masjid Rp20 juta, nanti tentu uang itu dipertanggungjawabkan. Ada kejadian bantuan yang diberikan kepada UKM justru tidak digunakan untuk usaha tapi digunakan untuk hal lain yang justru tidak mendukung peningkatan ekonomi mereka. Ini yang harus dikelola dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Setda Kotim Sugian Noor berharap bantuan itu dapat dikelola dengan baik oleh para penerima. Pemerintah daerah mengapresiasi langkah pelindo III yang sudah membantu masyarakat melalui program CSR itu. (RAFIUDIN/m)


