BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama periode bulan Februari hingga Maret 2023 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil mengungkap dua jaringan sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo menyampaikan, adapun dua jaringan pengedaran sabu adalah, pertama jaringan Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dengan rute peredaran sabu Pontianak - Lamandau, Pontianak - Pangakalan Bun, Pontianak - Sampit, Pontianak - Katingan dan Pontianak - Palangka Raya.
Sedangkan jaringan kedua adalah Jaringan Kalimantan Selatan (Kalsel) - Kalteng. Dengan rute peredaran, Banjarmasin - Kapuas, Banjar Masin - Pulang Pisau, Banjarmasin - Barito Timur - Barito Utara - Murung Raya, Banjarmasin - Barito Timur - Barito Selatan, Banjarmasin - Palangka Raya, Banjarmasin - Palangka Raya - Gunung Mas.
Dengan adanya rute jaringan tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng, Polresta, polres dan Polsek untuk memperketat pengawasan, terlebih di jalur Pontianak - Lamandau dan Banjarmasin - Kapuas.
--page
"Jaringan peredaran sabu kali ini bukan hanya jaringan antar Provinsi saja tapi sudah merambah masuk sampai skala di bawahnya, yaitu jaringan antar kabupaten kota yang berawal dari jaringan antar provinsi," pungkasnya. (PATHUR/J)









