BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah persiapan dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), untuk dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam rangka mudik lebaran tahun 2023.
Disampaikan oleh Plt Sekda Kobar Juni Gultom, bahwa pemerintah sudah melakukan rapat koordinasi baik dengan pihak maskapai, pelabuhan hingga pemilik armada angkutan darat.
Koordinasi ini dilakukan meminta informasi sejauh mana persiapan yang dilakukan untuk memberikan pelayanan dalam angkutan mudik.
Sejauh ini, mereka sudah sangat siap dan memastikan bahwa pelayanan yanh diberikan tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga berapapun jumlah penumpang yang akan mudik dapat terakomodir dengan baik.
"Kami ingin pastikan agar para pemudik nanti dapat yang terbaik. Jangan sampai nantinya tidak dapat terangkut hanya karena kurangnya jumlah transportasi," ujar Juni Gultom, Rabu, 5 April 2023.
--page
Dalam rapat telah ada beberapa poin yang disimpulkan, diantaranya melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait pembelian tiket secara online, agar nantinya tidak terjadi penumpukan pada saat keberangkatan.
"Diharapkan perjalanan arus mudik dapat berjalan dengan lancar, nyaman dan aman," imbuhnya.
Selain itu untuk armada kapal mendapatkan tambahan sebanyak enam kapal dan akan mulai berjalan H-15 hingga H+15, untuk menghindari lonjakan penumpang yang tinggi.
Sedangkan untuk penambahan kapal, pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke Kementrian Perhubungan.
"Kami juga meminta agar dinas terkait memperhatikan kondisi jalan yang dilalui para pemudik. Jangan sampai nantinya arus jalur darat macet karena kondisi jalan tidak sesuai, selain itu untuk angkutan muatan juga mulai diatur jadwalnya," tuturnya.
--page
Berkaitan dengan penambahan jalur udara, beberapa maskapai juga sudah dilakukan koordinasi. Bahkan sudah mendapatkan realisasi adanya penambahan jadwal penerbangan tujuan Pangkalan Bun ke Semarang maupun sebaliknya mulai 13 -21 April 2023.
"Sementara pendirian posko dalam rangka memberikan rasa aman dibeberapa lintasan jalanan masih menunggu arahan pemerintah pusat," pungkasnya. (DANANG/Y)









