Lahan jagung seluas 15 hektar milik warga Desa Karang Sari, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat digeruduk babi dan beruk. 


Dua hewan ini menjadi hama serius bagi petani jagung di desa tersebut. Padahal, kebun jagung yang diprogramkan pemerintah dengan babinsa dalam Program Ketahanan Pangan ini 20 hari lagi akan panen raya.


"Kebun warga diserang hama babi sama beruk. Luasan yang diserangnya masih sedikit, tapi kami khawatir hewan itu datang lagi," ungkap Kepala Desa Karang Sari Risnanto kepada Borneonews, Senin (14/3/2016).


Risnanto mengakui kini lahan itu mulai dijaga para petani dengan mengontrol secara rutin, tidak sedikit dari mereka membawa perlengkapan senjata untuk menakut-nakuti hewan tersebut. 


"Sekarang warga rutin mengecek ladang mereka, mungkin sampai panen nanti kita akan terus kita jaga," katanya.


Rencananya, pihak desa dan warga setempat tengah menyusun anggaran untuk melakukan panen raya yang dihadiri Bupati dan Dinas Pertanian dari Provinsi Kalimantan Tengah.


"Perkiraan kami panennya masih 20 harian lagi, sekarang kami lagi nyari anggarannya ingin dirayakan sama seperti Desa Simpang Berambai," kata dia. (CECEP HERDI/m)