PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul mengingatkan pentingnya sanitasi dan higienitas dalam pengolahan makanan.

“Secara prinsip dalam pengolahan makanan harus mempertimbangkan sanitasi dan higienitas,” tegasnya di Aula Jayang Tingang, Rabu, 5 April 2023.

Menurutnya, akan ada resiko makanan tercemar, itu dari mulai proses pengolahan, penyiapan sampai ke proses penjualan dan penyimpanan.

“Seluruh tahapan proses tersebut harus diperhatikan misalnya penyediaan bahan olahan makanan. Pelaku usaha harus memastikan tidak ada bahan yang tercemar pada saat pembuatan dan harus memastikan tangannya bersih,” ungkapnya.

Ia mengingatkan dalam memegang makanan perlu menggunakan sarung tangan menggunakan masker dan celemek, setelah proses produksi selesai makanan tersebut disimpan.

--page

Proses penyimpanan itu harus menjaga kemungkinan tercemar kuman, pestisida maupun lainnya dan memastikan selama proses penyimpanan itu tidak melebihi batas waktu yang menyebabkan makanan busuk.

“Ketika makanan itu busuk berartikan ada proses penguraian oleh bakteri. Penguraian oleh bakteri itu bisa macam-macam. Bisa ada bakteri yang tidak menimbulkan keracunan,” terangnya. (HERMAWAN DP/H)