BORNEONEWS, Sampit - Jumlah pemilih di Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi 305.835 bertambah pesat apabila dibanding dengan Pemilu 2019.
"Pemilih meningkat tapi TPS lebih kecil. Kalau tahun 2019 sekitar 270.000 sekarang 305.000 karena dulu tidak ada TPS Khusus, sekarang ada," kata Ketua KPU Kotim, Siti Fathonah Purnaningsih, Kamis, 6 April 2023.
Sebanyak 13 TPS khusus ditempatkan di 3 perusahaan dan 1 lembaga pemasyarakatan Sampit. Penempatan TPS khusus guna memfasilitasi masyarakat yang tidak dapat memilih di daerah asal agar tidak kehilangan hak suara pada Pemilu 2024. Menurut Siti, keberadaan TPS khusus berpengaruh terhadap jumlah pemilih di Kotim.
Jumlah TPS 1.135 mengalami perubahan menjadi 1.172 TPS dalam paaran rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Kotim.
"Proses penyusunan TPS dimaksimalkan tanpa mengurangi hak masyarakat. Dulu setiap TPS ada yang 100 sekarang bisa dilaksanakan pemadatan menjadi 300 orang setiap TPS," ujarnya.
Jumlah DPS masih dapat berkurang ataupun bertambah karena KPU Kotim akan melakukan tahapan tanggapan masyarakat.
--page
Untuk itu Siti mengimbau masyarakat aktif melapor apabila belum terdaftar sebagai pemilih atau mendapati warga yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih namun terdaftar. (DEWI PATMALASARI/R)









