PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun para atlet Kabupaten Kotawaringin Barat terus giat betlatih guna mengadapi ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) Kalteng, namun ironisnya tidak didukung oleh sarana dan prasarana (sarpras) olah raga yang baik.

Walau saat ini sejumlah atlet dari berbagai cabang olah raga (cabor) menggunakan lintasan atletik di lapangan sepak bola sport center, namun lintasan tersebut tidak terawat, sehingga atlet harus berlatih di lintasan yang ditumbuhi rumput tinggi.

Karena selain cabor atletik, cabor lainya seperti atlet drum band juga menggunakan lintasan atletik tersebut untuk berlatih. Tentunya kondisi lintasan atletik yang terlihat kurang mendapat perawatan ini disayangkan berbagai pihak. 

Tentunya kepedulian Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) harus ditunjukan disaat mendekati Porprov dan memperhatikan tempat latihan atlet apakah sudah memadai atau belum. 

Anggota Tim Pelatih Fisik atlet Drum Band Ardi Suhada, Kamis, 6 April 2023 mengatakan sangat disayangkan lintasan atletik yang ada di Sport Center ini tidak dirawat dengan baik. 

"Karena walau ada 2 lapangan untuk berlatih di Pangkalan Bun, namun kondisinya sama parahnya. Contohnya di lapangan Sport Center tidak dirawat sampai rumputnya tinggi. Pastinya atlet berlatih dengan kondisi yang tidak nyaman. Selain itu lintasan atletik di lapangan Sampuraga juga tidak kalah parah kondisinya. Lantaran ada pembangunan pembangunan pondasi tribun maka menggunakan lintasan atletik dan sebagian sisinya masih bergelombang. Tentunya dengan kondisi ini bagaimana atlit bisa latihan dengan nyaman," jelasnya.

Padahal menurut Ardi Suhada, atlet drumband sangat membutuhkan latihan di lintasan atletik tersebut.

"Karena ada sejumlah mata lomba yang mesti menggunakan lintasan atletik. Lalu bagaimana kami bisa latihan dengam baik ketika sarana dan prasaramya tak didukung. Karena lintasan yang ada dianggap menyulitkan untuk berlatih, terpaksa atlet drum band harus latihan di jalan raya. Padahal risikonya juga sangat besar, terutama bila ada pengendara yang ngebut," jelasnya.

Ardi mengatakan harapannya agar kondisi ini bisa menjadi perhatian dinas terkait, khususnya Dispora Kobar.

--page

"Tentunya sebagai dinas terkait sudah sewajarnya Dispora Kobar bisa merawat dan memperhatikan sapras latihan para atlet. Lantaran hal ini demi kebaikan bersama. Karena lintasan atletik tersebut bila di rawat, bakal banyak dimanfaatkan banyak cabor dan juga masyarakat," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)