BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Palangka Raya memiliki program pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yaitu program one day one produk prison.
Kepala LPP Kelas IIA Palangka Raya Sri Astiana menyampaikan, dari program tersebut sudah cukup banyak kreativitas yang dihasilkan oleh WBP, misalnya kue kering nastar, choco springle, semprit mawar dan masih banyak lagi.
"Alhamdulillah dalam perjalanannya mini bazzar one day one produk prison yang kita letakkan di ruang tunggu layanan, mulai dilirik masyarakat, bahkan hampir setiap hari masyarakat berdatangan membeli produk tersebut," kata Sri Astiana, Kamis 6 April 2023.
Lebih lanjut wanita dengan pangkat tiga permata di pundaknya ini menyampaikan, dengan ramainya masyarakat dan pengunjung membeli produk kue kering hasil kreativitas dari para WBP ini.
Bisa dipastikan, bahwa produk yang dihasilkan oleh WBP ini cocok dengan selera dan pangsa pasar dari masyarakat sekitar, Sehingga kedepannya para WBP ini ketika sudah selesai menjalani masa tahanan.
--page
Tetap bisa kreatif memproduksi kue kering, sebagai modal berwirausaha."adanya hasil ini juga menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan keterampilan dari para WBP yang ada," pungkasnya. (PATHUR/H)









