BORNEONEWS, Sampit - Pedagang kue ipau penyebab keracunan massal di Sampit mengikuti sosialisasi higiene dan sanitasi dalam mengolah makanan, Kamis, 6 Maret 2023.
"Hadir pedagang kue ipau 3 orang. Perwakilan pemilik usaha, pembuat, dan penjual," kata Kepala Puskesmas Baamang I Supriadi, Kamis, 6 April 2023.
Supriadi berharap pedagang kue ipau memahami bagaimana mengolah makanan dengan menjaga higiene dan sanitasi. "Saat menjual juga tau ini layak jual," imbuhnya.
Puskesmas Baamang I melakukan sosialisasi ini setiap tahun, kecuali tahun 2022 karena terhalang pandemi. "Tahun 2021 pun pedagang kue ipau turut menjadi peserta sosialisasi," tutupnya.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Puskesmas Baamang I bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan, Polsek dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur. Mereka melaksanakannya di Aula Kantor Kecamatan setempat selama 1 hari.
Sebelumnya, terjadi keracunan massal akibat mengonsumsi kue ipau yang dibeli dari salah satu pedagang di Kecamatan Baamang. Dinas Kesehatan Kotim mencatat 84 korban mendapat perawatan dan 1 korban meninggal dunia.
--page
Akibat kasus ini, pedagang kue ipau mengalami penurunan penjualan. Namun menurut Supriadi, untuk pedagang lain tak terdampak. (DEWI PATMALASARI/R)









