PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Sugiyarto mengungkapkan pembangunan rumah ibadah menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang kerap disampaikan kepada pihaknya ketika melaksanakan reses ke daerah-daerah di wilayah provinsi ini.

Oleh karena itu, Sugiyarto berharap kepada pemda agar dapat menyalurkan bantuan terkait pembangunan rumah ibadah yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut. Sebab, perhatian pemda sangat diharapkan oleh masyarakat sebagai bentuk dukungan.

"Masyarakat itu mengharapkan ada dukungan atau bantuan dari pemda untuk membangun rumah ibadah, mereka tidak mengharapkan berapa besaran dana dalam bentuk hibah yang diberikan, yang terpenting ada perhatian pemda," ucapnya, Jumat, 7 April 2023.

Sigiyarto mengatakan mengenai permohonan dana hibah untuk membangun rumah ibadah ini juga sudah disampaikan kepada pemda khususnya Pemprov Kalteng melalui bidang kesejahteraan sosial (kesra) agar mendapat tindak lanjut untuk direalisasi, dan itu diharapkan pada tahun 2023 ini diwujudkan.

"Kami dan juga masyarakat tentu memahami kondisi saat ini, pemda pastinya tidak bisa memenuhi semua sesuai dengan usulan dalam proposal yang disampaikan khususnya dalam menyalurkan bantuan dana hibah itu. Tapi yang pasti berapa pun besaran bantuannya akan diterima," ujarnya.

Keterbatasan anggaran tentu menjadi kendala pemda dalam hal menyalurkan bantuan dana hibah untuk membangun rumah ibadah dan hal ini sangat dipahami. Namun, masyarakat mengharapkan adanya kepedulian pemda dalam memperhatikan aspirasi terkait hal tersebut.

Di sisi lain, legislatip maupun masyarakat menyadari bahwa tanggung jawab membangun rumah ibadah memang tanggung jawab umat dengan dana urunan, akan tetapi bantuan yang diberikan pemda itu juga penting untuk merangsang atau mendorong penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang ada.

--page


Sugiyarto pun mengimbau kepada masyarakat atau pengelola dana pembangunan rumah ibadah disetiap daerah, ketika mendapatkan bantuan dana dari pemda supaya itu dapat dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai peruntuhan jangan sampai disalah gunakan.

"Jika ada bantuan manfaatkan sebaik mungkin untuk menyelesaikan pembangunan rumah ibadah yang ada, karena ini penting. Jangan sampai nanti ada bantuan tidak diperuntuhkan sebagaimana mestinya ini yang kita tidak inginkan. Namun, terlepas dari itu kita meyakini masyarakat akan memegang amanah yang diberikan," tukasnya. (DONNY D/R)