PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Adanya kasus keracunan makanan takjil buka puasa di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menuai keprihatinan semua pihak termasuk Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing.

Duwel mengatakan, semestinya di bulan Ramadan seperti saat ini berbagai hal terkait makanan untuk berbuka puasa harus diperhatikan dengan baik agar tidak menimbulkan musibah yang dapat membahayakan bagi kesehatan.

"Kejadian itu harus diusut tuntas, tentu kita prihatin hal tersebut terjadi apalagi ada yang sampai meninggal dunia. Perlu ada perhatian lebih, apalagi menyangkut keamanan makanan yang akan dikonsumsi," ucapnya, Jumat, 7 April 2023.

Duwel menyebut, dengan adanya kejadian itu harus ada pihak yang bertanggung jawab, terutama bagi penyedia makanan dan juga bisa memastikan dari mana pihak tersebut medapatkan bahan makanan yang akan diolah menjadi takjil dan diberikan kepada masyarakat waktu itu.

"Harus ada tanggung jawab atas nama kemanusiaan, adanya keracunan perlu ada kejelasan mengenai darimana sumber mendapatkan bahan makanan untuk diolah tersebut, apa penyebab keracunan harus dapat diketahui," jelasnya.

--page

Di sisi lain, Duwel pun meminta kepada pemerintah melalui instansi terkait agar dapat terua melakukan pengawasan terhadap peredaran bahan makanan baik di toko-toko maupun pasaran untuk memastikan keamanan bahan makanan yang dijual oleh para pedagang.

"Hal ini jangan sampai terulang kembali, itu yang kita harapkan. Bagi penyedia makanan atau yang hendak menyumbang dan dibagikan untuk berbuka masyarakat agar juga bisa memastikan keamanan makanan yang diberikan, karena keselamatan itu yang paling utama," tukasnya. (DONNY D/J)