PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Cuaca panas di Kota Palangka Raya berpotensi menyebabkan dehidrasi baik pada orang tua, dewasa, remaja dan anak-anak juga tak luput dari potensi dehidrasi.

Berkaitan hal tersebut, Dokter Poliklinik Anak pada RSUD Kota Palangka Raya dr Franky Luhulima membagikan tips mencegah dehidrasi pada anak.

Pertama, bagi anak yang memiliki kegiatan cukup padat pada musim panas atau kemarau, orang tua diminta memperhatikan asupan cairan anaknya. Anak yang memiliki kegiatan padat diminta rutin minum air putih, yang tentunya air putih dengan suhu yang normal, tidak hangat juga tidak dingin.

"Karena cairan yang paling baik untuk tubuh adalah air mineral atau air bening tidak berasa, tidak berwarna dan tidak berbau, karena sejatinya 80 persen tubuh manusia terdiri dari air," ungkapnya, Jumat, 7 April 2023.

Dia melanjutkan, untuk mengetahui anak dehidrasi atau tidak, orang tua bisa mengecek dari warna urin anak. Apabila urin, apabila warna urinnya jernih berarti anak masih cukup cairan, dan apabila air urinnya warna kuning berarti mulai dehidrasi.

--page

Jika demikian, orang tua diminta segera memberikan asupan air putih. Apabila anak bosan dengan air putih, bisa diberikan alternatif anak untuk mengonsumsi buah-buahan mengandung air seperti buah semangka, melon atau jeruk.

Selain itu juga, orang tua diminta dapat memberikan perlindungan kepada anak saat beraktivitas di luar ruangan dengan memberikan payung atau topi.

"Sehingga anak secara tidak langsung dapat terlindungi dari paparan sinar UV dan panas matahari yang dapat menyebabkan anak-anak dehidrasi, akibat keringat yang berlebihan" pungkasnya. (PATHUR/Y)