KEBUTUHAN beras untuk masyarakat di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mencapai 16.363 ton per tahun.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Gumas, Letus Guntur, Senin (14/3).
“Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), jumlah penduduk sebanyak 136.354 jiwa per 31 Desember 2015. Kebutuhan per kapita penduduk dalam satu tahun 120 kg. Maka angka kebutuhan beras Gumas untuk satu tahun mencapai 16.363 ton,” katanya.
Menurutnya, hasil produksi beras dari petani di Kabupaten Gumas belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut. Pasalnya, pada 2016 ini, menargetkan produksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 14.691 ton.
“Untuk data sementara jumlah produksi gabah kering panen (GKP) sampai saat ini sudah mencapai 9.380 ton. Masih mengalami kekurangan Sekitar 5.311 ton,” terang Letus.
Dia menyatakan, guna mengejar target produksi GKP pihaknya mengambil kebijakan untuk peningkatan produksi para petani.
Antara lain mengintensifkan lahan-lahan perteanian yang dimiliki perluasan areal tanam (PAT) melalui cetak sawah, peningkatan indek per tanan (PIP), khususnya untuk tanaman padi.
“Upaya-upaya yang kita lakukan harus didukung oleh masyarakat dan petani di daerah ini,” ujar dia.
Menurut dia, berbagai kebijakan tersebut dalam rangka untuk mengejar target kebutuhan beras. Sehingga mengurangi ketergantungan pasokan beras dari daerah lain. Apalagi cukup banyak lahan pertanian yang potensial di Gumas.
“Intinya kita terus berupaya dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan petani untuk mengelola lahan pertanian yang ada,” tukasnya.
Letus menambahkan, di Gumas ada empat lahan pertanian yang cukup potensial. Yakni lahan pertanian Sakata Juri di Kecamatan Kurun, lahan pertanian Sakata Tewah di Kecamatan Tewah, irigasi Guhung Rawai di Kecamatan Rungan dan lahan pertanian di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun.
Terpisah, pedagang beras di pasar Kuala Kurun, Masnah, (35) menuturkan, saat ini harga beras pada kisaran Rp11 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram.(EPRA SENTOSAB-11)


