BORNEONEWS, Palangka Raya - Motorik anak sangat penting untuk dilatih sejak dini, demi menunjang tumbuh kembang. Sensor motorik sendiri terdiri dari dua jenis yaitu motorik halus dan motorik kasar.
Terkait motorik, Dokter Poliklinik Anak RSUD Kota Palangka Raya dr Franky Luhulima mengatakan, orang tua bisa melatih sensor motorik anak secara menyenangkan misalnya dengan berolahraga.
Berolahraga sendiri selain menyenangkan tentunya bisa melatih motorik kasar anak, seperti olahraga joging, lompat tali, bermain sepak bola, basket dan bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang melatih motorik kasar anak.
Sedangkan untuk motorik halus yang berfokus pada pengembangan otot - otot kecil dan koordinasi mata dan tangan anak, orang tua bisa mengajak anaknya melakukan kegiatan seperti.
Kegiatan menggambar, menulis, memotong, menyusun puzzle, menyusun balok sesuai bentuknya dan mewarnai. Khusus untuk mewarnai tidak hanya melatih motorik halus namun juga melatih kreatifitas anak.
--page
"Ingat ya melatih motorik dan kreativitas anak tidak mesti melulu khusus, tapi bisa juga sambil bermain, sehingga anak tidak tertekan dan tetap ceria melatih motorik dan kreativitas anak," pungkasnya. (PATHUR/H)









