Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) Kuala Pembuang resmi beroperasi, Senin (14/3/2016). SPDN yang terletak di samping Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Pembuang, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir ini menjadi jawaban dari keluhan nelayan yang mengaku sering kesulitan memperoleh BBM jenis solar untuk melaut.


Menurut Bupati Seruyan Sudarsono, dengan diresmikannya SPDN ini, para nelayan tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan solar.


Pasalnya, sebelum ada SPBN, nelayan harus membeli solar dari pasaran yang harganya dinilai cukup tinggi. “Harga beli solar di SPDN ini jauh lebih murah karena biaya pembelian sudah disubsidi oleh pemerintah daerah,” kata dia saat peresmian SPDN di Desa Sungai Undang, Senin (14/3/2016).  


Ia melanjutkan harga solar di SPDN Kuala Pembuang dipatok pada harga Rp5.650 per liter. Sedangkan apabila nelayan membeli di pasaran, harganya mencapai Rp7.500 per liter. Margin harga itu cukup signifikan dan sangat menguntungkan nelayan. “Nelayan bisa melakukan penghematan dari segi pengeluaran (untuk modal melaut),” kata Sudarsono.


Hingga saat ini, lanjut dia, baru dua kabupaten saja di Provinsi Kalteng yang sudah diizinkan mendirikan SPDN. Yakni, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Seruyan.


“Dibangunnya SPDN untuk nelayan ini merupakan hasil upaya yang dilakukan pemerintah daerah (Pemkab Seruyan) untuk menjawab dan memenuhi tantangan para nelayan kita terkait ketersediaan pasokan solar yang murah dan terjangkau,” ungkap dia.


Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak terkait yang telah membantu pengadaan SPDN mulai dari awal hingga resmi beroperasi. Pihaknya berharap koperasi nelayan yang ditunjuk untuk mengelola SPDN di lapangan harus menerapkan standar operasional dan tidak boleh menyimpang dari peraturan yang berlaku.  


“Apapun yang berkaitan dengan prosedur keberlangsungan operasional SPDN ini, semuanya harus sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya,” tegas dia. 

(PN/B-8)