BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran terjadi di pabrik plywood PT Kayu Lima Sejahtera di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Minggu pagi, 9 April 2023.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang karyawan mengalami luka bakar cukup serius dan mendapatkan penanganan medis di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.
Anggota DPRD Kapuas, Rusmianur menyempatkan diri menjenguk korban yang sempat mendapatkan penanganan medis di IGD Kapuas Jalan Tambun Bungai.
Wakil rakyat dari Dapil 5 Kapuas yang meliputi Kecamatan Kapuas Timur, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Bataguh ini juga secara khusus menemui tim dokter yang menangani pasien untuk memastikan ketiganya mendapatkan penanganan cepat.
"Kami berharap agar pasien bisa ditangani secara cepat dan cermat karena ini menyangkut nyawa manusia," kata Rusmianur.
--page
Ia menyampaikan rasa keprihatinan atas musibah yang dialami ketiga korban tersebut, seraya mendoakan agar bisa segera sembuh.
Pada berita sebelumnya, dua orang dari tiga karyawan yang mengalami luka bakar saat terjadi kebakaran di tempatnya bekerja yaitu pabrik plywood PT Kayu Lima Sejahtera di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur harus mendapatkan penanganan intensif.
Dua orang karyawan yang sempat dilarikan ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS) yang ada di wilayah Banjarmasin, Kalsel karena luka bakar dialami cukup parah.
"Dua orang sudah di rujuk ke rumah sakit di Banjarmasin, satu lagi rencananya mau dirujuk, tapi belum ada konfirmasi dari rumah sakit yang dituju," kata Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo saat dikonfirmasi wartawan.
Informasi dihimpun, 2 karyawan pabrik yang sudah di rujuk ke RS yang ada di Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan adalah Pujiono (60) warga Desa Anjir Pasar Kota, dan Sarbani (54) warga Desa Anjir Mambulau.
Sedangkan, Rendi Hermawan (44) warga Kota Malang, Jatim masih dirawat di RSUD Kapuas. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









