LAPORAN: SIGIT PAMUNGKAS---FAHRUDDIN

GENERAL Superintendet PT Roading Multi Makmur Indonesia, Agung menyebutkan, pihaknya selaku pemenang proyek penimbunan jalan di Pangkalan Bun sudah mengerjakan pekerjaan sesuai tender lelang.

"Di dalam kota Pangkalan Bun, ada tujuh titik pekerjaan penimbunan. Tiga titik di jalan Iskandar dan empat titik di Jalan Pakunegara dengan ketebalan 12-13 centimeter. Yang di Jalan Diponegoro bukan pekerjaan kami," ujar Agung.

Perusahaan yang berkantor pusat di Pangkalan Bun itu mengerjakan proyek jalan sepanjang 65 kilometer di tiga lokasi, yakni Pangkalan Bun dan Pangkalan Lada (di Kabupaten Kobar) serta Asam Baru (di Kabupaten Seruyan) dengan total anggaran Rp53.482.593.000.

"Waktu pelaksanaan 300 hari kalender. Saya harap masyarakat bisa bersabar, semua pekerjaan butuh proses," ucapnya.

Menanggapi rekayasa jalan yang terkesan semrawut, pihak kontraktor menampik jika rambu peringatan tidak terpasang sesuai aturan. Bahkan, sebelumnya kontraktor sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kobar.

"Kami sudah pasang plang peringatan, banyak yang ditabrak pengendara hingga rusak. Sejumlah lampu kerucut juga hilang dicuri. Setiap mau kerja, dikoordinasikan dengan Dishub, padahal kami sudah bayar, tetapi tidak ada yang jaga," kilah pria yang mengaku sudah sepuluh tahun menangani proyek jalan.

Meski demikian, Agung mengamini minimnya perencanaan proyek dari dana APBN itu. Menurutnya, yang perlu diprioritaskan adalah pembangunan drainase. Ia melihat jika penyebab genangan air berasal dari drainase yang tersumbat.

"Kalau ada lelang perbaikan drainase pasti sudah kami ambil, tapi yang ada hanya proyek peningkatan jalan. Biasanya dikerjakan bareng-bareng," sebutnya.

Sementara, pengawas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (PJN), Dalim menjelaskan, pihaknya hanya mengerjakan jalan-jalan negara. "Untuk pekerjaan perbaikan drainase ada pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten, saya hanya melakukan pengawasan di lapangan, terkait perencanaan dan lain-lain bukan pekerjaan saya," sahutnya.(CR-1/B-7)