BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya mencatat hanya ada 173 koperasi yang masih aktif dari total 295 koperasi yang terdaftar. Artinya, ada 122 koperasi yang dinyatakan nonaktif.
"Kami terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang aktif dan yang tidak aktif," kata Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, Rabu, 12 April 2023.
Sejauh ini pembinaan terus dilakukan di antaranya seperti pelatihan-pelatihan yang sudah dilaksanakan. DPKUKMP proaktif untuk membina koperasi-koperasi, dengan turun langsung pada saat rapat anggota, pembinaan dan pelatihan.
Pihaknya juga memfasilitasi koperasi, seperti tahun kemarin melaksanakan adanya kemitraan antara lembaga bank dan non bank.
Diharapkan dengan pelatihan seperti itu koperasi bisa tetap stabil dan mengetahui ada fasilitas dari lembaga bank dan non bank yang bisa dimanfaatkan.
--page
Terkait koperasi yang tidak aktif, sejumlah upaya akan dilakukan. Seperti ada pelatihan yang dilaksanakan dengan peserta, misalnya 3 tahun tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) akan dipanggil lagi untuk ikut pelatihan tersebut.
"Semoga koperasi kita bisa semakin maju, bukan hanya mensejahterakan anggota namun lebih luas lagi meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Palangka Raya," pungkasnya. (HENDRI/H)









