BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah sukses menggelar safari UMKM di Desa Bereng Kabupaten Pulang Pisau, Pulau Kupang Kabupaten Kapuas, Persatuan Istri Tentara atau Persit di Koramil 1011-04 Kota Kuala Kapuas, pelaku UMKM di Kabupaten Katingan serta di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Amatan Mantawa Baru Ketapang, di hari yang sama tim kemudian bergerak ke Desa Bagendang Permai.
"Lokasi kedua roadshow UMKM di Sampit, Kotawaringin Timur ialah di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara," kata Koordinator Klinik Bisnis, Muhammad Asary kepada Borneonews pada Kamis, 13 April 2023.
Menurut Asary, kegiatan ini juga turut dihadiri Kepala Desa Bagendang Permai dengan pesertanya ialah pelaku UMKM dan kelompok UMKM desa.
"Produk masyarakat di desa ini kebanyakan adalah olahan makanan serta kerajinan tangan seperti bunga kain, anyaman purun dan tali, serta Mandau dengan ukiran khas Dayak. Pelaksanaan kegiatan di Kantor Desa Bagendang Permai," tutur Asary lagi.
Menurutnya, program KH 26 ini dilakukan untuk mencari produk-produk unggulan daerah yang layak dan siap dibantu untuk ekspor.
--page
"Mereka wajib bawa sampel produk dan kemudian ada beberapa yang dibeli untuk dikirimkan ke kak Monica dan juga beberapa yang memberikan secara sukarela," tutur Asary lagi.
Asary menuturkan bahwa kegiatan ini terselenggara lantaran CEO Abdul Rasyid Foundation atau ARF sekaligus juga CEO Klinik Bisnis, Monica Putri Rasyid meminta pembinaan terhadap pelaku UMKM benar-benar dilakukan secara langsung.
"CEO kita Kak Monica itu selalu mengatakan ayo turun langsung, temui langsung pelaku UMKM, datangi langsung, pasti banyak yang masih terjangkau melalui media sosial dan harus didatangi secara fisik. Maka inilah yang sedang kami lakukan, turun langsung ke lapangan dan akan terus berlanjut," tutur Asary lagi. (TESTI PRISCILLA/H)









