NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seluruh masyarakat di Kabupaten Lamandau diminta untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap produk kedaluwarsa, terutama untuk bahan pokok makanan dan minuman yang dijual para pedagang menjelang hari raya Idul Fitri.

“Cek dulu waktu kedaluwarsanya. Jangan asal beli. Sebab jika mengkonsumsi makanan atau minuman yang sudah kedaluwarsa tentu akan berdampak buruk terhadap kesehatan kita,” ujar Sekda Lamandau, Muhamad Irwansyah, Kamis, 13 April 2023.

Irwansyah juga mengingatkan masyarakat jika membeli kebutuhan bahan pokok untuk minuman maupun makanan agar selalu teliti, “masyarakat harus teliti sebelum membeli bahan pangan,” pintanya.

Sementara Kepala Loka POM Pangkalan Bun, Kodon Tarugan telah melakukan pengecekan makanan di sejumlah titik lokasi penjualan makanan buka puasa atau takjil. Ini untuk memastikan agar makanan yang dijual aman dan terbebas dari bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.

“Kita telah mengambil sampel makanan sebanyak 30 hingga 35 jenis. Pengambilan sampelnya kita acak. Tidak semuanya. Dan beberapa diantaranya yang kita curigai saja,” sebutnya.

Dijelaskannya, pengecekan pangan untuk melihat apakah makanan tersebut mengandung boraks, formalin dan metalin yang sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat. Caranya adalah dengan mengambil beberapa sampling makanan yang ada. Lalu makanan tersebut langsung dicek di lokasi.

--page

“Berdasarkan pengecekan, belum kita temukan makanan berbuka puasa mengandung formalin dan zat pewarna berbahaya di pasar Ramadan maupun yang dijual di lokasi lain,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)