BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Andayani mengatakan perhatian terhadap sektor pendidikan di wilayah Kalimantan Tengah ini harus dapat merata tanpa adanya ketimpangan perhatian baik bagi sekolah yang ada di wilayah perkotaan dengan yang ada di wilayah pelosok.
Pasalnya, selama ini perhatian terhadap sektor pendidikan khususnya di Kalteng masih terfokus untuk wilayah perkotaan, berbeda dengan yang ada di pelosok banyak yang minim perhatian baik dari segi peningkatan sarana dan prasarana maupun fasilitas pendukung hingga keberadaan tenaga guru.
"Kita tidak bisa pungkiri itu, karena selama reses kita masih banyak menerima aspirasi di sektor pendidikan ini, baik terkait peningkatan sarana maupun fasilitas serta pemerataan tenaga guru khususnya di pelosok. Harapan kita tentu jangan sampai ada ketimpangan perhatian itu," ujarnya, Jumat, 14 April 2023.
Pendidikan merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing. Apabila perhatian yang diberikan pemerintah tidak merata maka hal itu akan berdampak negatif terhadap upaya meningkatkan SDM yang ada di wilayah pelosok.
"Dengan memperhatikan sektor pendidikan secara merata maka dapat menciptakan SDM berkualitas yang merata juga. Sebaliknya, jika perhatian itu hanya fokus pada satu wilayah saja, seperti apa nasib SDM di pelosok. Inilah kenapa perlu bagi pemerintah terus mendorong peningkatan sektor pendidikan di pelosok," ucapnya.
Dirinya berharap kepada pemerintah baik provinsi, kabupaten dan kota didalam program yang dicanangkan agar salah satu yang difokuskan yaitu melakukan pemerataan perhatian terhadap peningkatan sektor pendidikan dari wilayah perkotaan hingga pelosok atau pedesaan.
--page
"Kita pun dari Komisi III akan terus mendorong pemda supaya dapat melakukan pemerataan pembangunan atau peningkatan pada sektor pendidikan ini, karena bagaimanapun pendidikan sangat penting bagi keberlangsungan SDM di wilayah Bumi Tambun Bungai ini," tandasnya. (DONNY D/R)









