PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Alman P Pakpahan meminta masyarakat yang akan mudik melalui jalur darat pada Lebaran 1444 Hijriah agar menggunakan angkutan resmi atau berizin.

"Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, masyarakat diharapkan teliti dalam memilih angkutan mudik, terutama untuk angkutan darat, jangan sampai naik angkutan liar atau tidak resmi," kata Alman, Sabtu 15 April 2023

Dia mengatakan penggunaan angkutan resmi akan menurunkan risiko selama perjalanan, karena pengelola angkutan berizin akan melakukan pengecekan berkala terhadap armada yang dimiliki.

Keadaan itu, karena angkutan resmi melakukan pengecekan kelaikan kendaraan (KIR) secara berkala minimal enam bulan sekali. Hasil kelaikan menjadi salah satu syarat izin operasional angkutan umum, seperti travel atau perusahaan otobus.

Sementara jika menggunakan angkutan ilegal, belum tentu armada tersebut dinyatakan laik jalan berdasar standar uji KIR. Belum lagi, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan juga akan menyulitkan penumpang untuk meminta pertanggungjawaban.

Alman mengatakan menjelang Lebaran biasanya semakin banyak kendaraan angkutan penumpang yang muncul dadakan sehingga bisa dipastikan tidak memiliki izin trayek resmi dari pemerintah.

Kendaraan angkutan mudik yang tidak berizin tentunya sangat membahayakan penumpang, sebab rawan terjadi tindak kejahatan. Jika terjadi kecelakaan luka, cacat atau hingga meninggal korbannya akan sulit mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.

"Berbeda dengan angkutan resmi seperti travel atau perusahaan. Jika terjadi apa-apa kita bisa langsung meminta tanggung jawab kepada pengelola perusahaan. Selain itu, penggunaan angkutan resmi juga terkait asuransi dari Jasa Raharja," katanya.

--page

Ia mengimbau warga yang menggunakan angkutan pribadi sebelum mudik untuk memeriksa kondisi kendaraan, begitu juga dengan kesehatan pengemudi.

"Ini juga berlaku untuk seluruh angkutan mudik guna meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat tidak siapnya kendaraan dan pengemudi. Jika lelah jangan dipaksa untuk melanjutkan perjalanan. Jangan lupa beristirahat selama perjalanan," katanya.

Dia mengungkapkan beberapa waktu lalu pihak Kementerian Perhubungan melalui balai wilayah Kalimantan Tengah telah melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang mudik Lebaran. Untuk itu, pihaknya juga siap membantu mengontrol dan membantu para pemudik Lebaran.

ANTARA