NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan setempat terus berupaya membangun kepedulian masyarakat khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamandau Hendra Lesmana disela-sela kegiatannya saat meresmikan Bank Sampah Induk Bukit Hibul, Kabupaten Lamandau, di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamandau.

Bupati menjelaskan, seiring dengan pertumbuhan penduduk di daerah, maka akan berdampak pula pada peningkatan volume sampah untuk itu, keberadaan Bank Sampah menjadi sangat penting.

Menurutnya, keberadaan Bank Sampah dapat membantu mengurangi volume sampah yang dihasilkan, dengan memilah sampah yang dapat didaur ulang, sekaligus juga dapat membantu meningkatkan penghasilan masyarakat melalui penjualan sampah yang dapat didaur ulang.

“Kita harapkan dengan dengan adanya Bank Sampah Induk, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tatacara yang benar untuk memisahkan sampah dan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan rumah tangga,” kata Hendra, Minggu 16 April 2023.

Bupati menelaskan, melalui kegiatan peresmian Bank sampah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungannya masing-masing.

“Dengan adanya Bank Sampah Induk Bukit Hibul di Kabupaten Lamandau ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pemda Lamandau menyambut baik dan mendukung keberadaan Bank Sampah Induk Bukit Hibul ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamandau, Sunarto menyampaikan, bahwa Konsep Bank Sampah sendiri adalah mengajak masyarakat untuk memilah sampah di rumah kemudian sampah yang sudah terpilah ditabung di Bank Sampah, dimana sampah yang ditabung akan dikonversi menjadi rupiah atau uang.

“Sampai saat ini kegiatan di Bank Sampah Induk Bukit Hibul telah berjalan dengan baik,” sebutnya.

Ditambahkan Sunarto, pengurus Bank Sampah Induk Bukit Hibul adalah  sebanyak 10 orang, dan jumlah nasabah Bank Sampah Induk Bukit Hibul sampai saat ini sebanyak 85 orang, dengan nilai deposit adalah sebesar Rp 2,7 Juta, serta Cadangan Kas Bank Sampah Induk Bukit Hibul sebayak Rp 2 juta. (HENDI NURFALAH/R)