BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menilai pasar penyeimbang meringankan beban masyarakat.
"Dengan adanya pasar penyeimbang bersubsidi, beban masyarakat lebih ringan khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” ungkapnya akhir pekan ini.
Ia mengatakan Pemprov Kalteng menyediakan paket bahan pokok senilai 150 ribu rupiah dan memberikan subsidi senilai 100 ribu per paketnya.
“Sehingga masyarakat cuma menebus dengan harga 50 ribu rupiah saja per paketnya," bebernya.
Selain pasar penyeimbang bersubsidi dan pasar murah, Yuas menyebut Pemprov. Kalteng juga menggelar gerakan tanam bawah merah dan cabai BERKAH serentak dan juga bantuan sosial.
--page
"Dengan begitu diharapkan inflasi kita tetap stabil dan terjaga. Alhamdulillah, stok kita juga masih aman terkendali," pungkasnya. (HERMAWAN DP/J)









