BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap bisa ada sinergi baik antara pedagang dan pemerintah dalam penanganan inflasi.
“(Harapannya) bisa bersinergi dengan pedagang, sehingga setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah tidak merugikan para pedagang,” kata Kabid Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Mahmudah, dalam keterangannya saat peninjauan pasar akhir pekan ini.
"Karena mereka ambil keuntungan hanya sedikit, kalau harganya terlalu murah sedangkan mereka sudah membeli dengan harga tinggi, mereka bisa rugi," tambahnya.
Ia berharap seluruh masyarakat bisa menikmati momen Hari Kemenangan dengan sukacita, pembeli bisa tersenyum, pedagang untung, dan Pemerintah mengayomi.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengatakan kegiatan pemantauan stok pasokan dan harga pangan merupakan instruksi Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran.
--page
Sidak menjadi upaya menekan angka inflasi sekaligus mengecek stok bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H.
"Dari hasil lapangan kita sudah melihat harga pangan di tiap pasar itu bervariasi, ada yang naik, ada juga yang tetap," kata Yuas. (HERMAWAN DP/J)









