SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Geliat usaha kue kering mengalami peningkatan saat bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya IdulFitri 1444 Hijriah. Salah satunya tampak pada usaha kue milik Purnamasari di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sawahan, Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Aroma khas butter terpanggang tercium kala tim borneonews.co.id menyambangi rumah produksi yang dikenal dengan nama Fortunatelly Kitchen. Sesekali pegawai membuka pintu oven besar, memastikan kue memiliki tingkat kematangan yang pas.

"Tahun ini kami mendapatkan pesanan 5 ribu toples dari 14 jenis kue kering, jadi kami tidak bisa ready stock banyak. Tenaganya terbatas," kata Purnamasari, Senin, 17 April 2023.

Kue kering dalam paket hampers yang dipersiapkan sebanyak seribu paket juga sudah ludes terjual. Demi memenuhi kebutuhan hampers, Fortunatelly Kitchen menjual kue potong namun dalam jumlah terbatas. Jajanan khas Ramadan Bingka juga diproduksi sekitar 22 hingga 30 loyang per hari.

"Tenaga kami terbatas jadi kami juga membatasi peasanan. Untuk Ramadan ini kami sudah menambah pekerja 3 orang, totalnya 13 orang. Namun lebih fokus produksi kue kering," tandasnya.

--page

Purnamasari mengatakan, Bulan Suci Ramadan memberikan keberkahan tersendiri. Selain mendatangkan rezeki bagi pekerja tambahan, usaha yang sehari-hari menjual kue ulang tahun sejak 2017 ini mengalami peningkatan pesanan kue kering 40 persen dibandingkan Ramadan tahun lalu.

Meski kue kering hanya diproduksi saat momen lebaran, dirinya telah mengantisipasi membludaknya pesanan sejak awal. Pre order kue kering sudah dibuka sejak 2 bulan sebelum lebaran, sehingga bahan baku sudah dipersiapkan sejak awal.

"Jadi belanja bahan baku sudah bisa diperhitungkan karena pesanan sudah dari awal masuk. Karena kalau Ramadan bahan baku sering kosong, kami belanja jauh hari," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/Y)