BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor kembali menyoroti TPP pegawai. Ia mengingatkan semua pihak untuk tidak menggeser dana baik itu gaji maupun tunjangan.
"Perhatikan gaji, TPP, gaji kontrak, dan dana desa karena kalau terlambat ribut semua. Tolong keuangan jangan mengendap di kas OPD saja kas daerah tidak ada," kata Halikinnor, Senin, 17 April 2023.
Halikin mengatakannya saat membuka rapat koordinasi pengendalian dan evaluasi kegiatan pembangunan daerah triwulan I Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2023 di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda.
Sebelumnya, TPP sempat terutang hingga 4 bulan pada tahun 2022. Tunggakan itu baru terbayarkan awal 2023 secara bertahap.
Halikin mengatakan, TPP merupakan harapan bagi ASN untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tunjangan ini merupakan usaha pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, sehingga ia terus mengingatkan agar penyalurannya tepat waktu.
--page
"Sudah ada anggarannya masing-masing jangan digeser-geser. TPP jangan terlambat prioritaskan itu mohon diperhatikan betul jangan sampai terulang lagi," demikian. (DEWI PATMALASARI/Y)









