PLN Rayon Pangkalan Bun menerjunkan Unit Gardu Bergerak (UGB) di Desa Karang Mulya, Kecamata Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar persisnya di dekat pasar Karang Mulya. Pasalnya, sudah dua hari listrik PLN di desa ini padam total. Penyebabnya, trafo rusak disambar petir.
“Kami mendatangkan UGB, Unit Gardu Bergerak bukan Ustaz Guntur Bumi ya. UGB ini kami datangkan dari PLN Palangkaraya untuk menormalkan jaringan listrik di Desa Karang Mulya, karena trafonya rusak disambar petir,” ungkap Suprapto, Supervisor Teknik Jaringan Listrik PLN Rayon Pangkalan Bun, Rabu (16/6/2016) .
Suprapto menjelaskan, UGB ini bersifat sementara, sebelum trafo yang rusak belum selesai diperbaiki, maka UGB ini akan menjadi solusi untuk menormalkan aliran listrik di desa Karang Mulya. UGB tersebut berada di satu unit mobil yang didalamnya merupakan trafo dengan berkekuatan 250 Kilo Volt Ampere (KVA).
“Nanti kalau travo yang rusaknya sudah diperbaiki, maka UGB ini akan kami tarik kembali,” katanya.
Pantauan Borneonews di lokasi, petugas PLN pada hari Selasa (15/3/2016) malam tampak sibuk memasang UGB untuk mengganti trafo yang terpasang di tiang listrik yang rusak disambar petir. Beberapa jam setelah pemasangan selesai, aliran listrik di sekitar komplek Pasar Karang Mulya kembali normal.
(CP/B-12)


