BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat menyaksikan fenomena tata surya gerhana matahari, Kamis, 20 April 2023. Fenomena itu juga terpantau di langit Kabupaten Kotawaringin Timur, meski hanya gerhana matahari sebagian.
"Di Kotawaringin Timur tidak terjadi gerhana matahari total maupun gerhana matahari cincin, namun terjadi gerhana matahari sebagian," kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit Lyla Affifah, Kamis, 20 April 2023.
Bayangan bulan mulai menutupi matahari pukul 09.42 WIB. Mulanya hanya bagian kecil di salah satu sisi matahari, lambat laun mulai mengenai sebagian.
"Saat terjadi gerhana matahari, terbentuk bayangan bulan Antumbra, penumbra dan Umbra. Untuk Kotawaringin Timur terkena bayangan Penumbra sehingga yang terlihat adalah gerhana matahari sebagian," ujarnya.
Meski langit di wilayah Kotim tak begitu cerah namun gerhana matahari sebagian dapat dipantau menggunakan kamera handphone.
Warga hanya dapat melihat fenomena itu melalui kamera handphone, karena menatap langsung akan silau dan merusak mata.
Mereka juga tak mau ketinggalan mengabadikan momen langka yang terjadi di langit itu. Pasalnya gerhana matahari diprediksi akan ada lagi tahun 2031, itu pun di Amerika dan sekitarnya.
--page
Kontak awal gerhana matahari di wilayah Sampit terjadi pukul 09.42 WIB. Puncak gerhana pada pukul 11.04 WIB dan berakhir pukul 12.30 WIB.
"Gerhana matahari sebagian teramati dengan durasi 2 jam 48 menit dan 12 detik," terangnya. (DEWI PATMALASARI/R)









