SEORANG buruh bangunan asal Batam, Provinsi Kepulauan Riau ditemukan tewas di sebuah barak Tri Putra, Jalan Tingang Induk, Palangka Raya, Rabu (16/3/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui bernama Alvian (51 tahun). Posisinya terduduk di atas kasur sambil bersandar dinding. Temuan tersebut menggegerkan penghuni barak setempat. Sejumlah aparat kepolisian berdatangan ke lokasi temuan pascamenerima informasi ini.
Alvian pertama kali ditemukan tidak bernyawa oleh rekannya bernama Samiun (24). Awalnya, warga Jalan Manduhara, Gang Teratai ini datang lalu memanggil-manggil korban. Namun tidak ada jawaban.
Melihat pintu sedikit terbuka, dia pun memberanikan diri masuk untuk melakukan pengecekan. Begitu masuk, dia melihat korban dengan posisi tersebut. Samiun kemudian memanggil lagi dan tidak ada jawaban. Ternyata, korban sudah meninggal dunia.
“Awalnya saya manggil-manggil. Tapi tidak dijawab. Kemudian saya masuk karena pintu sedikit terbuka,” kata Samiun.
Korban meninggal dunia diduga lantaran sakit. Apalagi, ketika olah TKP dilakukan, beberapa keping obat ditemukan di dapur barak korban.
Menurut Samiun, korban sudah empat hari tidak masuk kerja dengan alasan sakit tenggorokan. Dirinya juga menyarankan supaya periksa ke dokter. (BY/B-10)


