‘’Sialan, kau!’’ teriak Benny Fatah sambil tertawa lepas kepada Borneonews yang gencar menggadang-gadangnya sebagai calon dagelan bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Ia dipasangkan dengan teman banyolnya, Teddy Aditya, dengan julukan “BETET”. 


Pamor BETET di media sosial (medsos) pun kian meroket. Duet antik ini, dalam beberapa pekan terakhir, kebanjiran banyak permintaan pertemanan baru di Facebook.


Mereka juga banyak menerima pesan melalui Blackberry Messanger (BBM), Whatsapp (WA), dan SMS berupa ucapan selamat yang dibumbui guyonan lucu. Bahkan, banyak pula yang memperta-nyakan keseriusan kedua pria yang berstatus sebagai pegawai negeri

sipil (PNS) itu sebagai calon bupati Kobar melalui Pilkada 2017.


Dengan nada gusar yang dibuat-buat, Benny Fattah menceritakan pengalamannya itu pada Borneonews di Kafe Salsa, Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Selasa (15/3/2016) malam . “Gara-gara Aldie membuat postingan pasangan BETET, terlebih kamu juga bikin berita di koran, dalam sehari paling tidak 15 permintaan pertemanan masuk di akun Facebook-ku. Belum lagi pesan SMS, BBM, dan WA, bertubi-tubi masuk ke ponselku tiap hari!” ujarnya disambut gelak tawa rekan-rekannya.


Hal serupa juga disampaikan Teddy Adithya. “Gara-gara kami muncul di borneonews.co.id dan koran Borneonews, kami dihujani penggemar,” seloroh staf protokoler Pemkab Sukamara ini.


Memecah kesuntukan


Dewantara, netizen yang sesekali juga ikut menanggapi banyolan mereka di medsos, mengatakan, fenomena BETET lebih menarik dibanding figur-figur lain yang disebutnya sebagai calon bupati serius. “Mereka (yang serius) malu-malu, tapi mau. Tidak banyak yang berani mendeklarasikan diri sejak dini seperti BETET,” ujarnya.


BETET juga seperti pemecah kesuntukan di tengah garingnya politik pencitraan para calon bupati serius yang juga ramai di medsos. Sebut saja Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar Indrawan Sakti yang deklarasi di Facebook melalui akun Gelora Kobar pada 13 Januari lalu.


Figur lain yang masih malu-malu kucing adalah anggota DPR Rahmat Nasution Hamka dan Anggota DPD M Rakhman. Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Akhmad Yadi, kedapatan gencar bergerilya di masyarakat dengan menyebar pamflet tentang profil dirinya. 


Beranikah kalian melawan pamor BETET? (YD/B-10)