PASANGAN calon gubernur terpilih Sugianto Sabran-Habib Said Ismail (SOHIB), resmi dikukuhkan melalui pengumuman kemenangannya dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), di Palangka Raya, Rabu (16/3/2016).


Keduanya hadir pada tahapan penting itu, sebelum dilantik Presiden di Istana Negara, Jakarta, yang diperkirakan sekitar akhir Maret nanti.


Sugianto dan Habib hadir de-ngan banyak menebar senyum. Pimpinan dan anggota DPR, Penjabat Gubernur Hadi Prabowo beserta jajaran pejabatnya, memberikan ucapan selamat dan menjabat tangan keduanya. 


Duet SOHIB larut dalam suasana yang hangat dan bersahabat. Ketika wartawan mengusiknya dengan pertanyaan soal ulah sejumlah pejabat Pemprov Kalteng yang menggalang dukungan kepada pihak lawan pada pemilihan gubernur (pilgub) yang digelar 27 Januari 2016, keduanya malah sudah melupakan itu.


‘’Seorang gubernur harus berbesar hati, berjiwa besar, dan memiliki ketulusan. Setelah bertan-ding, ya selesai,” kata Sugianto. 


Ia juga tidak ada berniat me-laporkan aksi politik praktis elite PNS Kalteng itu secara tertulis ke Menteri dalam Negeri. “Mereka mungkin terpaksa, karena ada yang memaksa,” tukas Sugianto, sambil terus tersenyum.


Tetap bekerja


Di sisi lain, Sugianto belum ingin tergesa-gesa melakukan pergeseran gerbong pejabat teras terutama setingkat kepala dinas (kadis). Malah, ia ingin mempertahankan kadis yang berprestasi.


“Saya imbau para kadis, tetap-lah bekerja maksimal, karena tidak mungkin serta-merta seorang gubernur dan wagub baru langsung melakukan penggantian. Yang melakukan kesalahan ikut politik praktis pun, sudahlah tetap bekerja yang baik untuk mengawal program yang terbaik bagi masyarakat Kalteng,” tegas Sugianto.


Untuk pejabat yang ki­nerjanya bagus, ia menjamin mempertahankannya. ‘’Tapi kalau kinerjanya tidak bagus, ya mau tidak mau...


Saya kan ingin Kalteng ini maju dan bermartabat, rakyat mudah mendapatkan kerja, mudah makan, dan ketika sakit mudah ke rumah sakit,” pungkasnya. 

(B-1)