BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mengunjungi panti rehabilitasi gangguan kejiwaan Joint Adulam Ministri (JAM) yang dikelola oleh Yayasan Panengan Asie Palangka Raya di KM 18,5 Jalan Tjilik Riwut Kota Palangka Raya baru-baru ini.
Wiyatno mengungkapkan kunjungan itu dilakukan dalam rangka untuk memantau atau melihat bagaimana keadaan serta pengelolaan panti rehabilitasi gangguan kejiwaan tersebut, sehingga dari hasil kunjungan itu nantinya akan menjadi catatan untuk selanjutnya jika ada hal-hal yang diperlukan bisa disampaikan ke pihak pemda seperti misalnya bantuan.
"Selama kunjungan itu saya berkesempatan melihat-lihat apa yang ada di panti rehabilitasi itu seperti ke kebun rehabilitasi, bangsal atau ruang perawatan tempat tidur para klien, serta menyempatkan diri makan malam bersama. Apa yang ada disana sudah cukup bagus dari segi pengelolaan, namun ada beberapa yang memerlukan bantuan dari pemda," ucapnya, Selasa, 25 Februari 2023.
Diungkapkan Wiyatno, berdasarkan informasi yang ia dapatkan klien atau orang dengan gangguan kejiwaan yang dirawat di panti rehabilitasi tersebut ada berjumlah 34 orang dan 3 orang diantaranya merupakan titipan dari Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan 3 orang tersebut bukan karena gangguan jiwa tapi dikarenakan masalah sosial sebab tidak memiliki tampat tinggal.
"Di sisi lain, dari informasi yang saya dapatkan juga untuk biaya operasional panti rehabilitasi itu masih belum mendapatkan bantuan berkelanjutan dari pemda melalui bidang kesejahteraan masyarakat maupun Dinas Sosial. Anggaran untuk pengelolaan pun cukup besar, misal ada perbaikan atau semacamnya. Nah untuk bantuan lain seperti beras itu terkadang ada yang menyumbang," ujarnya.
Wiyatno menyebut, melihat situasi demikian dirinya pun akan mengusahakan untuk menjalin komunikasi serta koordinasi kepada pihak dari pemda melalui dinas atau instansi terkait agar kedepan bisa memberikan bantuan secara rutin setiap tahunnya. Sehingga, untuk biaya operasional panti rehabilitasi itu dapat tercukupi serta terpenuhi demi kebaikan para klien yang dirawat di panti rehabilitasi JAM tersebut.
Sementara itu, Pembina Yayasan Panengan Asie Palangka Raya, dr Theodorus Atmajaya mengatakan untuk bantuan secara rutin dari pemda memang sampai saat ini masih belum ada, dan bantuan terkadang didapatkan dari pihak-pihak luar. Bantuan dari pemda hanya ketika ada kegiatan tertentu saja, misalnya ketika pada hari raya natal, kegiatan sosial contoh pada hari setia kawanan, kesehatan jiwa dan sebagainya.
"Untuk bantuan rutin memang tidak ada selama ini dari pemerintah. Terakhir kami mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial Budi Luhur Banjar Baru yakni berupa bantuan tempat tidur ranjang besi lengkap bersama kasur, seprei, bantal, dan juga lemari. Itu sudah kita gunakan sebagai sarana atau tempat para klien beristirahat," ungkapnya.
Tidak lupa dr Theodorus Atmajaya mengucapkan terima kasih atas adanya kunjungan Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno ke panti rehabilitasi gangguan kejiwaan JAM tersebut untuk melihat langsung kondisi yang ada disana, dan diharapkan informasi-informasi yang sudah disampaikan pihaknya supaya dapat menjadi aspirasi yang selanjutnya bisa disampaikan kepada pemda. (DONNY D/R)
Ketua DPRD Kalteng Kunjungi Panti Rehabilitasi Gangguan Kejiwaan JAM
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sejumlah Elemen Audiensi ke DPRD Kalteng Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional
Wakil Ketua I DPRD Kalteng Apresiasi untuk Para Pahlawan di Garis Depan Penanganan Karhutla Kalteng
DPRD Desak Kalteng Miliki Rumah Sakit Khusus Paru
Pokir Aspirasi Masyarakat Harus Ditunjang Dokumentasi
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Bagikan Masker di Lingkungan MTSN 1 Kapuas
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Minta Perluas Pembagian Masker dan Suplemen Kesehatan
Komentar (0)
Memuat komentar…







