BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka terus menjaga keamanan dan kondusifitas Lapas, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pangkalan Bun melakukan razia dan penggeledahan ke blok hunian dan tes urine warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Razia dipimpin langsung oleh Kalapas Pangkalan Bun, Doni Handriansyah ditemani Ka.KPLP, Suriady, Kasi Adm. Kamtib, Hakim Nababan beserta regu jaga, pasca Hari Raya Idul Fitri 1444 H, pada Rabu, 26 April 2023.
"Setelah selesai Apel kemarin, saya mohon petugas Lapas Pangkalan Bun untuk ikut membantu razia, dan penggeledahan blok hunian WBP sebagai bentuk deteksi dini keamanan dan ketertiban," kata Doni Handriansyah, dalam rilisnya pada Kamis, 27 April 2023.
Razia kali ini dilaksanakan di blok hunian yaitu Blok Anggrek. Petugas Lapas Pangkalan Bun juga langsung terbagi menjadi dua tim untuk melakukan penggeledahan di blok yang dituju.
"Selama dilakukan peneggeledahan di kamar hunian, petugas sangat berhati-hati dan teliti mengecek setiap sudut ruangan kamar hunian WBP," sebutnya.
Selain teliti mengecek ruangan, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap badan WBP yang akan memasuki kamar, setelah selesai dicek oleh petugas.
Setelah selesai melaksanakan Razia dan penggeledahan dikamar hunian Lapas Pangkalan Bun. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan test urine kepada 10 orang WBP yang dipilih secara random.
"Dari hasil pelaksanaan kegiatan tes urin yang dilakukan terhadap WBP, tidak ada ditemukan indikasi-indikasi pelanggaran dari penggunaan obat-obat terlarang dan semuanya menunjukan hasil negatif," ungkapnya.
--page
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kelas IIB Pangkalan Bun selalu mengingatkan, agar petugas Lapas Pangkalan Bun selalu waspada terhadap segala kemungkinan dan juga menerapkan deteksi dini terhadap keamanan dan ketertiban.
"Saya minta kepada seluruh petugas agar selalu waspada dan juga terapkan deteksi dini keamanan dan ketertiban, juga saya minta seluruh petugas untuk komitmen tidak terlibat terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan pelanggaran lainnya, dan jika ada yang terlibat maka saya tidak akan segan segan untuk mengusulkan pemecatan," tegasnya. (DANANG/r)









