(Borneonews/Sampit) JUMLAH penerima vaksin polio saat pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Kotawaringin Timur sudah melampaui target nasional dengan capaian sebanyak 43.862 orang dari 43.508 bayi dan balita di daerah itu. 


“Dari data yang sudah masuk, sudah ada 43.8862 bayi dan balita mendapat imunisasi. Ini sudah melampaui target dengan capaian 100,8%,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Faisal Novendra Cahyanto, Kamis (17/3/2016).


Imunisasi polio dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sejak 8-15 Maret 2016. Dengan sasaran pelayanan imunisasi polio kepada bayi dan balita usia 0-59 bulan. Di Kotim sendiri pencanangan PIN Polio serentak dilakukan di 403 pos PIN.


Dikatakan Faisal, pemberian imunisasi kepada bayi dan balita ini bertujuan menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imuniasi. Pada April 2016 nanti akan ada pergantian vaksin polio dari Trivalent Oral Polio Vaksin menjadi Bivalent Oral Polio Vaksin Jenis Virus Polio Tipe 1 dan 3. Hal ini karena virus polio tipe 2 sejak 1999 telah dieliminasi di seluruh dunia.


Dari 43.508 bayi dan balita yang menjadi sasaran pemberian imunisasi polio, 30% di antaranya berada di wilayah kecamatan dalam kota, yakni Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Sedangkan sisanya sebesar 70% di antaranya berada di wilayah kecamatan luar Kota Sampit.


Faisal mengungkapkan, pemberian vaksin polio secara serentak dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, selain itu juga untuk melaksanakan kesepakan global eradikasi polio harus selesai pada 2020.


“Dalam lima tahun terakhir capaian vaksin polio di Kotim rata-rata mencapai 98,3%, dan pada tahun ini meningkat 100,8%,” katanya.


Tingginya capaian angka warga yang membawa anak balita dan bayi untuk di imunisasi polio di Kotim karena warga sudah sadar akan pentingnya imunisasi polio tersebut. 

(FI/B-7)