BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering mendorong agar pemda dapat meningkatkan capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng, khususnya di sektor pemungutan pajak kendaraan dengan kebijakan dan penguatan sinergitas.
"Kebijakan dan penguatan sinergi antar pihak terkait seperti kepolisian, badan pendapatan daerah, jasa raharja itu sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan PAD, terutama dalam memacu penagihan penunggakan pembayaran pajak kendaraan," ucapnya, Kamis, 27 April 2023.
Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, penunggakan pembayaran pajak kendaraan di wilayah Kalteng terbilang cukup besar, yakni hampir mendekati Rp100 miliar tunggakan pajak pada periode 2017-2021.
Tentunya dengan sinergitas tersebut diharapkan dapat menangahi permasalahan yang ada, sehingga tunggakan tersebut tidak semakin besar di tahun 2023 ini dan tahun mendatang.
"Adanya tunggakan itu pasti merugikan, apalagi angkanya terbilang besar dan itu baru di satu daerah saja. Bagaimana jika 13 kabupaten atau kota lainnya juga mengalami hal serupa. Makanya diharapkan ada upaya tepat dari pihak terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar ada upaya menenkan hal itu," ujarnya.
--page
Selain itu, ia menilai adanya sinergi dari berbagai pihak tersebut juga positif terutama dalam menyokong kinerja Samsat yang ada di wilayah Kalteng.
Di mana kinerja Samsat dapat dimaksimalkan untuk peningkatan pelayanan, kemudahan administrasi dan lain sebagainya agar dapat menarik banyak minat masyarakat untuk membayar pajak.
"Persoalan pajak ini memang sering kami bahas, karena memang posisinya sangat penting. Sebab, tanpa adanya pajak, tidak akan ada pendapatan sehingga pembangunan pun jadi tidak bisa berjalan. Kami harap peningkatan pajak ini tidak hanya menjadi perhatian dari pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat bersama," tutupnya. (DONNY D/H)









