NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamandau, Rusdianti Hendra Lesmana menekankan kepada seluruh masyarakat terkait pentingnya imunisasi polio bagi anak.

Saat ini pihaknya bersama pemerintah daerah setempat tengah menggalakkan program imunisasi anak polio. Pemerintah menyediakan vaksin anak polio secara gratis melalui posyandu dan puskesmas serta fasilitas pelayanan kesehatan lain sebagai bagian dari program imunisasi dasar.

“Tujuan pemberian vaksin polio, agar bayi atau anak memperoleh kekebalan terhadap penyakit polio yang dapat menyebar melalui infeksi virus,” kata Rusdianti di Nanga Bulik, Sabtu, 29 April 2023.

Cara yang cukup ampuh mencegah polio pada anak, yakni dengan mengikut sertakan anak dalam vaksinasi polio, yang bisa didapatkan di UPT Puskesmas atau Posyandu terdekat.

“Polio merupakan salah satu masalah kesehatan yang belum memiliki pengobatan hingga saat ini, namun tidak perlu khawatir, karena polio dapat dicegah dengan mengikuti program vaksinasi polio,” ucapnya.

Istri orang nomor satu di Kabupaten Lamandau itu menjelaskan, jika vaksinasi polio terbagi dalam dua jenis, yaitu vaksin polio tetes (OPV) dan vaksin polio suntik (IPV). Vaksin polio tetes diberikan sebanyak empat kali pada usia 1, 2, 3 dan 4 bulan.

“Sedangkan polio suntik diberikan satu kali pada saat bayi berusia empat bulan, kepada anak yang belum mendapatkan imunisasi polio, harus segera dilengkapi,” ujarnya.

--page

Selebihnya ia meminta kepada orang tua yang anaknya terlambat imunisasi polio atau belum lengkap, maka tak perlu khawatir, karena pada dasarnya pemberian imunisasi polio dapat diberikan hingga usia lima tahun.

“Imunisasi polio ini bukan hanya anak saja yang menerima manfaatnya. Keluarga si anak juga akan mendapatkan manfaat secara ekonomi, karena bisa mengurangi risiko pengeluaran biaya di masa mendatang untuk mengobati penyakit polio,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/R)