LEG kedua babak 16 besar Liga Cham­pions sudah berakhir pada Ka­mis (10/12/2016) dini hari.


Barcelona dan Bayern Mun­chen menjadi dua tim terakhir yang me­mastikan diri lolos ke babak delapan be­sar.


Blaugrana--jukukan Barca--lolos se­te­lah menumbangkan Arsenal pada leg kedua di Camp Nou dengan skor 3-1 (agregat 5-1).


Sedangkan Die Roten--sebutan Bayern--lolos ke perempatfinal berkat kemenang­an dramatis 4-2 atas Juventus di Allianz Arena.


Selain Barca dan Munchen, enam tim lain yang telah terlebih dulu lolos ke ba­bak delapan besar ialah Paris Saint-Ger­main (PSG), Real Madrid, Banfica, VfL Wolfsburg, Manchester City, dan At­letico Madrid.


Jadwal babak delapan besar sendiri me­mang belum ditentukan. Namun kekhawatiran sudah menghantui sejumlah tim yang lolos. Termasuk ma­najemen tim sekelas Real Madrid.


Seperti diklaim oleh Sport, beberapa pe­tinggi Los Blancos mengaku khawatir jika El Real harus berhadapan dengan Bar­­ca di babak perempatfinal. Bahkan, me­reka mengibaratkan pertemuan kontra rival abadi itu bisa berarti kiamat.


Real Madrid sudah tersingkir di Copa del Rey. Peluang menjuarai Liga Spanyol pun sangat berat lantaran tertinggal 12 poin dari Barca yang bertengger di puncak klasemen, dengan kompetisi me­nyisakan sembilan laga.


Satu-satunya trofi yang bisa dimenangi Ma­drid musim ini, tinggal Liga Champi­ons. Namun, aturan di babak perempatfinal yang memperbolehkan dua tim dari li­ga yang sama bertemu membuat kans Los Blancos menghadapi Azulgrana cukup terbuka. 


Seperti yang terjadi pada undian 16 besar Liga Europa. Yang mana Manchester United harus bersua dengan Liverpool. Keduanya sesama tim Liga Primer Inggris. Lalu ada Valencia kontra Athletic Bilbao, yang mana keduanya me­ru­pakan wakili La Liga Spanyol.


Oleh karenanya, mungkin-mungkin sa­­ja Madrid bertemu Barcelona di ba­bak ini. Andai itu terjadi, seorang petinggi Madrid, dikutip Sport mengungkap, “Bila kami bertemu Barcelona (di perempatfinal), hal tersebut jadi puncak musibah (Madrid musim ini).”(Ant/B-3)